epicwin138
epicwin138
epicwin138
BPOM Gerebek Pabrik Kosmetik Ilegal, Jadi Langganan Klinik dan Dokter

BPOM Gerebek Pabrik Kosmetik Ilegal, Jadi Langganan Klinik dan Dokter

Read Time:1 Minute, 1 Second

Jakarta

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggerebek sebuah pabrik yang diduga memproduksi kosmetik ilegal tanpa izin edar di Jakarta Utara. Disebutkan, produk kosmetik yang dihasilkan dibeli oleh dokter dan klinik kecantikan.

“Jadi produk yang tidak berlabel dipesan oleh entitas, bisa perorangan atau klinik, bisa dokter, bisa tenaga kesehatan. Nanti mereka akan melabeli sendiri,” ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito yang ditemui detikcom di Jakarta Utara, Kamis (16/3/2023).

Melihat itu, Penny meminta petugas kesehatan lebih berhati-hati saat membeli produk kosmetik. Dia bersikeras untuk memastikan di mana produk itu diproduksi dan bagaimana fasilitas produksinya.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Jika tidak, pengguna yang menggunakan produk ini akan menjadi korban.

“Artinya klinik, dokter, kalau mereka mendistribusikan produk dalam jumlah besar, tanggung jawab tetap ada,” tegasnya.

Berdasarkan temuan BPOM, pabrik kosmetik tersebut diketahui memiliki fasilitas yang lengkap. Namun tidak menggunakan standar produksi yang baik dan sesuai.

Penny menduga produksi kosmetik ilegal dari pabrik tersebut melibatkan dokter atau orang yang berpengalaman di dunia kosmetik.

“Bahan bakunya banyak yang kita dapat dalam bentuk obat-obatan. Ada beberapa jenis obat-obatan karena ini untuk kosmetik yang mungkin berhubungan dengan bahan pemutih, mengobati jerawat, radang di wajah, tentu ini melibatkan dokter seperti ini. ,” dia berkata. dijelaskan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Kasus fetus in fetu intracranial baru-baru ini ditemukan di Shanghai, China. Apa sebenarnya kondisi ini? Previous post Kasus Fetu In Fetus Intracarnial, Ketika Kembaran Tumbuh di Otak
Zara Leola Percaya Cinta Pandangan Pertama Next post Zara Leola Percaya Cinta Pandangan Pertama